Suzuki Klaim Ertiga Hibrida Lebih Irit 50 Persen

Kelebihan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang akan tersemat pada varian baru Suzuki Ertiga mulai awal 2017 mulai dijanjikan. Pihak Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengklaim, level konsumsi bahan bakar bisa meningkat sampai 50 persen ketimbang mesin konvensional.

Harold Donnel 4W Head of Product Development & Accesories SIS, ‎di Bogor, Rabu (14/12/2016), menjelaskan, jika rata-rata kendaraan menggunakan satu liter untuk menempuh jarak 14 km, pada SHVS bisa sejauh 20 km.

“Namun itu tergantung cara berkendara dan menggunakan bahan bakar yang disarankan,” ucap Harold.

SuzukiMesin Ciaz 1.3L dengan SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki).

Cara kerja SHVS berbeda ketimbang sistem hibrida pada umumnya yang bisa menggunakan salah satu dari dua pilihan sumber tenaga untuk menggerakan mobil. Pada SHVS kombinasinya sudah diatur, tidak bisa berjalan hanya dengan energi listrik.

Teknologi SHVS bekerja sama dengan Integrated Starter Generator (ISG) sebagai pengganti alternator, fitur start/stop, dan aki berkapasitas besar. ISG mengumpulkan energi dari pengereman yang kemudian digunakan untuk menyalakan mesin setelah start/stop aktif serta membantu akselerasi mesin.

“Teknologi ini memberikan efek lumayan besar, dari pengembangannya bisa dikatakan mesin ini cukup masuk ke dalam standarisasi kami untuk dipasarkan di Indonesia,” ucap Harold.

Di India, SHVS pertama kali diperkenalkan pada sedan Ciaz kemudian menyusul pada Ertiga. Buat Indonesia kemungkinan besar pilihannya adalah Ertiga SHVS.